Apa Itu Penyakit Kolesterol ?

Kata kolesterol dianggap sebagai gejala yang harus dihindari. Kolestrol  senyawa kompleks yang dihasilkan tubuh dalam hati, dan sisanya dari luar tubuh seperti dalam zat makanan yang berguna bagi tubuh. Kolesterol ada 2 (dua) macam, yakni :

Kolesterol jahat merupakan penyebab terjadinya aterosklerosis yaitu pengapuran dan pengerasan dinding pembuluh darah. Pengerasan pada pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner akan menjadi sempit dan menghalangi aliran darah yang mengalir di dalamnya.  Hal ini akan meningkatkan risiko terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK).

Baca Juga : Memulai Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Yang Sehat Untuk Jantung

Fungsi Kolesterol

Namun kolesterol diperlukan manusia juga untuk membangun dinding sel dan membuat hormon.  Kolesterol juga merupakan satu komponen penting untuk membuat asam empedu, hormon steroid dan vitamin D.

kolesterol

Download Software Apotek dan Klinik Gratis Klik Disini !!

Kolesterol Normal

Kolesterol normal  adalah <200 mg/dl untuk kolesterol  total, <100 mg/dl untuk kolesterol jahat (LDL, jenis yang dapat menyumbat arteri) dan  kadar  >50 mg/dl untuk kadar baik (HDL- jenis yang membantu membersihkan lemak dari darah).

Makanan Untuk Meningkatkan HDL

Penderita sebaiknya menjaga agar HDL tetap tinggi, karena berkaitan dengan rendahnya risiko penyakit jantung.

  1. Bubur gandum/oatmeal. Gandum/Oatmeal mengandung serat tinggi yang dapat mengurangi tingkat kolestrol jahat yang ada dalam tubuh. Serat tinggi juga ditemukan di kacang merah, pisang, apel, pir dan buah prune. Serat ini akan mengurangi penyerapan kolesterol dalam aliran darah sehingga tidak terjadi penumpukan.
  2. Yoghurt. Makanan ini bebas lemak, dan kaya protein, kalsium, mikroorganisme (Lactoballius sp) yang membantu menurunkan kolesterol tinggi.
  3. Coklat. Coklat adalah bahan pangan untuk camilan, dan mengandung antioksidan serta flavonoid yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Coklat juga akan melepaskan stres atau ketegangan tubuh.
  4. Makanan yang Difortifikasi/diperkaya dengan Sterol dan Stanol. Makanan yang difortifikasi dengan sterol atau stanol (zat dalam tumbuhan yang membantu menahan penyerapan kolesterol) di antaranya margarine, juice jeruk, atau Yoghurt.
  5. Kacang kacangan. Memakan kacang-kacangan lebih banyak dan mengurangi kentang. Karbohidrat dalaam kentang akan menaikkan kadar gula dalam darah. Sementara kacang-kacangan akan memiliki banyak serat dan sedikit meningkatkan kadar gula.
  6. Olahraga Teratur (jogging, jalan sehat, bersepeda, dan lainnya). Aktivitas fisik teratur setiap harinya dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan HDL. Olahraga juga akan mengurangi kesempatan munculnya sumbatan arteri.